Rabu, 15 April 2020

Semua tentang Excel nih Guys... Lengkap


Fungsi dasar Excel

A. Pendahuluan
Microsoft Excel adalah aplikasi spreadsheet yang menyedikan lembar kerja elektronik dengan keleluasaan mencapai 1.084.576 baris dan 16.384 kolom. Kemudahannya memberi keleluasaan bagi pengguna untuk membuat berbagai jenis laporan khususnya laporan yang sarat dengan angka yang membutuhkan sejumlah rumus perhitungan ataupun pemanfaatan fungsi-fungsi yang tersedia pada aplikasi. Secara umum fungsi yang sering digunakan adalah fungsi aritmatika, fungsi logika, fungsi keuangan, fungsi statistik, fungsi database dan fungsi teks. Aplikasi microsoft excel digunakan untuk mempercepat proses pekerjaan yang terkait dengan:
1.   Mempercepat proses penyusunan anggaran dan penyajian berbagai jenis laporan keuangan.
2.   Menunjang proses penyelesaian soal-soal logika dan matematika
3.   Kepraktisan visualisasi data dalam bentuk grafik ataupun dashboard.
4.   Melakukan analisis data dari sejumlah kumpulan hasil data penelitian.
5.   Menghitung dan mengelola investasi, pinjaman, penjualan, inventaris, dan lain-lain.

Sejak Excel versi XP, 2007,  2010, 2013 dan yang terakhir Excel 2016 mengalami perubahan dengan tambahan berbagai fitur-fitur  menunjang kepraktisan dan kemudahan dalam ber “olah angka”.

B. Fitur Excel 2013
Beberapa fitur yang tersedia pada Excel 2013 adalah sebagai berikut:
      One Drive
Ketersediaan pilihan untuk menyiimpan file pada Cloud. Istilah penyimpanan pada Excel atau keluarga Microsoft adalah One Drive sebelumnya disebut dengan SkyDrive.  Tersedia 5 GB untuk fasilitas yang free, sedangkan jenis premium mampu menyimpan hingga satu Tera Byte (1000 GB).  Adanya fasilitas Live ID yang dikelola dengan menggunakan akun sendiri untuk penyimpanan berbagai jenis file selain file Excel pada One Drive. Juga untuk aksesibilitas yang lebih baik, berbagi dokumen dan kolaborasi secara online.
       Pilihan Template.

Ketersediaan pilihan berbagai jenis template untuk kalender, formulir, bisnis dan berbagai bentuk penyajian laporan bentuk anggaran serta masih banyak lagi.

      Quick Analysis
Quick Analysis merupakan fitur baru Excel 2013 yang muncul dari sebuah ikon kecil. Ikon tersebut muncul setelah pengguna memblok tabel yang hendak dianalisis tepat di pojok kanan bawah data yang diblok. Dari ikon kecil ini, pengguna dapat menampilkan visualisasi data dengan berbagai cara seperti memformat data berkarakter tertentu hingga membuat grafik dan tabel. Semua itu dilakukan hanya dengan satu klik.
      Pivot Table

Tabel Pivot adalah tabel interaktif yang memungkinkan pengguna mengelompokkan dan meringkas sejumlah besar data dalam suatu format tabular dan ringkas sehingga memudahkan pembuatan laporan dan analisis.

C.  Lembar Kerja Excel
Tampilan umum lembar kerja elektronik dalam bentuk tabel yang memiliki baris dan kolom pada tiap sheet. 

D. Tab HOME
Beberapa menu pilihan kelompok Tab HOME dalam bentuk Ribbon berikut Dialog Box, Command Group, Formula Bar dan Icon Cut, Copy, Paste yang paling sering digunakan dalam proses pembuatan laporan.

Sesi 2
Fungsi Chart dan Quick Analysis

A. CHART
Chart adalah sebuah representasi dari data bilangan. Secara cepat membaca data dalam bentuk Chart dirasakan lebih mudah menangkap pola, trend atau untuk komparasi antara satu periode dengan periode sebelumnya. Fungsi chart pada Excel sangat praktis untuk memvisualisasikan data ke dalam bentuk tampilan grafik dengan berbagai tipe berikut ini.

B.  QUICK ANALYSIS
Fitur ini mulai tersedia sejak Excel 2013. Fungsi fitur Quick Analysis adalah mempercepat  proses analisis langsung dari data-data yang ada dengan menampilkan bentuk visualisasi seperti chart. Untuk memastikan bahwa Quick Analysis status aktif atau belum dapat dicek dengan cara:
o   Klik Tab FILE > OPTIONS
o   Pilik General lalu klik pada pilihan “Show Quick Analysis options on selection”


Sesi 3
Fungsi Logika dan Data

Fungsi Logika digunakan untuk menanyakan sebuah data berdasarkan suatu kriteriteria tertentu. Sebagai contoh sederhana diketahui data mahasiswa lengkap dengan nilai akhir. Dinyatakan lulus jika kriteria nilai akhir adalah minimal 60, jika tidak dinyatakan gagal. Dengan fungsi IF, maka dasar penulisannya adalah:
IF(NILAI AKHIR>=60;”LULUS”;”GAGAL”).
Fungsi logika lainnya adalah AND, OR, NOT, COUNTIF, SUMIF.


Sesi 4

Fungsi Umum Finansial

Fungsi Finansial sangat membantu untuk menghitung lebih cepat data-data keuangan. Secara umum penggunaan Fungsi Finansial dibagi dalam dua bagian utama , yaitu :

1. Future Value (FV).
Fungsi FV digunakan untuk menghitung berbagai kemungkinan nilai uang di masa mendatang pada berbagai tingkat suku bunga dan waktu.
1.      Present Value (PV).
Berdasarkan sejumlah uang pada masa mendatang pada berbagai tingkat bunga, PV akan dihitung nilai uang tersebut sekarang.
Fungsi yang sering digunakan selain PV, FV diantaranya adalah
        PMT = digunakan untuk menentukan nilai Total Angsuran
        NPV = NPV menghitung nilai saat ini untuk setiap rangkaian arus kas dan menjumlahkannya untuk mendapat nilai bersih saat ini.
        IRR = Mengembalikan tingkat pengembalian internal untuk serangkaian arus kas yang dinyatakan oleh angka dalam nilai.
        MIRR = Mengembalikan laba atas investasi internal yang dimodifikasi untuk serangkaian arus kas periodik. MIRR mempertimbangkan baik biaya investasi maupun bunga yang diterima dari penginvestasian kembali kas.

Rumus : =PMT(rate,nper,pv,fv,type)
1.        rate  adalah tingkat suku bunga.
2.        nper merupakan total jumlah periode pembayaran.
3.        pv adalah nilai sekarang atau nilai penanaman modal hari ini. Jika pv dihilangkan, maka akan diasumsikan 0.
4.        fv merupakan nilai kemudia (future value) atau nilai modal pada akhir jangka waktu. Apabila nilai ini dihilangkan, maka diasumsikan 0.
5.       type merupakan waktu pembayaran.
Sesi 5

Fungsi Data Analysis

Fungsi Data Analysis dibutuhkan untuk penunjang Statistik sebagai alat bantu dalam proses analisis suatu data yang berupa angka-angka (data kuantitatif). Berikut adalah beberapa contoh penggunaan fungsi Data Analyssi yang sering digunakan untuk menunjang kebutuhan, yakni fungsi Descritive Statistic, Regression, Correlation dan Exponential Smoothing.

A.  Descritive Statistic
Diketahui sekelompok data nilai (pada kolom A). Dengan fitur Descritive Statistic, maka akan dihasilkan angka deskritif pada kolom D. Informasi yang diperoleh dari Analisis Statistik Deskriptif antara lain adalah Pemusatan data (Mean, Median, Modus), Penyebaran data (Standar Deviasi, Varian, Range) dan kecenderungan sekelompok data.
B.  Regression
Regresi adalah suatu metode analisis statistik yang digunakan untuk melihat pengaruh antara dua atau lebih variabel. Hubungan variabel tersebut bersifat fungsional yang diwujudkan dalam suatu model matematis


C.  CORRELATION
Korelasi adalah fungsi statistik yang digunakan untuk mencari hubungan antara dua variabel yang bersifat kuantitatif. Analisis korelasi merupakan studi pembahasan mengenai derajat hubungan atau derajat asosiasi antara dua variabel, misalnya variabel X dan variabel Y. Dengan menggunakan data sebelumnya gunakan fungsi CORREL


D.  Exponential Smoothing

Exponential Smoothing adalah suatu prosedur yang secara terus menerus memperbaiki peramalan dengan merata-rata (menghaluskan = smoothing) nilai masa lalu dari suatu data runtut waktu dengan cara menurun (exponential). Untuk jelasnya lihat contoh data berikut:


Sesi 6
Fungsi Pivot Table

PivotTable adalah fitur untuk merangkum, menganalisa, mengeksplorasi dan mempresentasikan data. PivotTable sangat powerful untuk merangkum data dalam jumlah besar dengan waktu yang sangat singkat. Dengan PivotTable, bisa dilakukan manipulasi layout data sesuai kebutuhan.

      TWO-DIMENSIONAL PIVOT TABLE

Berikut adalah contoh Pivot Table 2 dimensi. Disebut dua dimensi adalah terdapat field pada area Row dan area Column. Beri centang pada Category lalu di drag ke area Column.